Review Singkat Chevrolet Bolt Ev Super Elegan

Review Singkat Chevrolet Bolt Ev Super Elegan

Chevrolet mengekspos dua mobil listriknya barunya ialah Bolt serta Volt. Bolt ialah kendaraan listrik asli lima penumpang yang berapit dengan BMW i3 serta Nissan Leaf. Chevrolet Bolt ialah salah satu dari sebagian kendaraan listrik yang menjanjikan daya ambilan lebih dari 200 mil dengan sekali charge, sementara nilainya konsisten teraih buat konsumen non-mewah.


Bolt dengan cara biasa konsisten enggak banyak mendapati peralihan. kemudi setang yang dapat dipanaskan dengan cara spontan bersama beking atap membawa ialah sedikit perubahannya. Bolt EV bisa membuahkan daya mesin 200 hp (150 kW) yang memintakan bentang estimasi EPA 238 mil dengan sekali pengisian. Bolt EV cuma disodorkan dengan aktivis roda depan.

Mobil ini dicukupi dengan tolak ukur pengisi daya 7, 2 kW pada kendaraan buat pengisian semalam dengan cara reguler dari bujur sangkar abar-abar 240-V, yang menjanjikan ekspedisi biasa sejauh 50 mil, serta bisa diisi balik dalam durasi minim dari 2 jam. Chevrolet Bolt disodorkan dalam dua trim berlainan, ialah LT serta Premier. Bolt LT yang dicukupi roda pelek aluminium 17 serta HID headlamp dibandrol dengan harga US$37, 495. mengenai Bolt Premier dibandrol seharga US$41, 780.

Karakteristik kenyamanan yang ada pada Chevrolet Bolt antara lain hotspot Android Auto serta 4G LTE, skema infotainment, skema pelayaran serta remote mulai. karakteristik keamanan mencakup agen kamera belakang, teguran banjar ekspedisi, kantong udara, kontrol titik bolor, teguran bentrokan, penemuan pejalan kaki, serta kamera 360 bagian.

Chevrolet dikenal telah ada produk mobil listrik, ialah sedan Volt serta crossover Bolt EV. Volt serta Bolt EV jadi balasan Chevrolet buat mode mobil ringan lidah kawasan di Amerika sindikat. bagus Volt ataupun Bolt terdaftar ada daya embara dengan motor listrik sejauh 300 km lebih dalam sekali pengisian. beraneka ragam teknologi canggih pula disematkan dalam kedua produk itu.

Berlaku seperti agen Chevrolet, pihak General Motors (GM) Indonesia belum mau memberian tindakan hal agenda penguasa itu. External Affairs and Communication Director GM Indonesia, Yuniadi Haksono Hartono menerangkan, pihaknya bakal mencermati lebih dulu kemajuan regulasi yang lagi digodok itu.